TransJakarta Koridor 13 Mulai Beroperasi

Hari ini, 13 Agustus 2017, koridor 13 TransJakarta Ciledug-Tendean resmi beroperasi. Rute sepanjang 9,4 km ini nantinya akan melayani perjalanan dari Puri Beta (Ciledug) menuju Kapten Tendean. Layanan Transjakarta koridor 13 ini diharapkan akan memudahkan aktivitas warga Ciledug dari dan menuju Jakarta.

Selama hari pertama pengoperasian bus koridor 13, PT. Transportasi Jakarta akan memberikan layanan gratis kepada seluruh pelanggan. Selain Ciledug-Tendean, khusus hari ini koridor 13 juga melayani rute Ciledug-Ragunan. Layanan gratis ini dapat diakses mulai pukul 09.00 hingga 19.00.

Namun untuk sementara koridor 13 ini hanya melayani empat halte saja: Halte Tendean, Halte Tirtayasa, Halte Mayestik dan Halte Adam Malik. Sementara halte lain: Halte Puri Beta, Halte JORR W2, Halte Swadarma, Halte Cipulir, Halte Seskoal, Halte Kebayoran Lama, Halte Velbak, Halte CSW, dan Halte Rawa Barat, akan menyusul beroperasi setelah melengkapi beberapa fasilitas keamanan.

Bus Transjakarta koridor 13 ini akan beroperasi hingga pukul 19.00. Perjalanan tidak dilakukan hingga malam hari akibat belum rampungnya beberapa fasilitas di beberapa koridor. Setelah seluruh fasilitas terpasang, koridor ini rencananya akan beroperasi hingga pukul 22.00.

Peta Angkot Bandung

Angkot adalah transportasi umum utama di kota Bandung, namun menaiki angkot di Bandung itu gampang-gampang susah. Hal itu terjadi karena angkot di Bandung memiliki rute pulang dan pergi yang berbeda.

Untuk mempermudah perjalanan, komunitas SUGU beberapa tahun ini berusaha membuat Peta Angkot Bandung berdasarkan trayek resmi dinas perhubungan. Sejak tahun 2016, peta ini resmi dirilis dalam bentuk hardcopy dan sudah bisa anda miliki. Peta ini diharapkan bisa membantu calon pengguna angkot untuk mengetahui tujuan perjalanan masing-masing.

Peta Angkot Bandung ini telah didistribusikan ke berbagai titik, seperti kineruku, chez bon hostel dan togamas. Anda pun bisa langsung menghubungi SUGU untuk bisa memilikinya, berikut kontak yang bisa diakses:

website: www.petaangkotbandung.com

facebook: @suguindonesia

twitter: @petaangkotbdg

instagram: @petaangkotbdg

Mudik Gratis Kemenhub Telah Dibuka!

gambar diambil dari website mudikgratis.dephub.go.id

Kementerian Perhubungan kembali membuka layanan mudik gratis dengan tiga jenis moda angkutan umum: bus, kereta api dan kapal laut. Fasilitas mudik ini terutama ditujukan untuk para pemudik motor, sehingga bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman perjalanan.

Pendaftaran mudik gratis moda bus telah dibuka mulai tanggal 18 Mei 2017 dan akan ditutup pada tanggal 16 Juni 2017, dengan rute dari Jakarta tujuan beberapa kota di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Untuk moda kereta api, pendaftaran tahap pertama telah dibuka mulai tanggal 15 Februari 2017 hingga 14 Juni 2017 untuk pendaftaran penumpang dan motor. Dan tahap kedua mulai 17 April 2017 sampai 4 Juli untuk pendaftaran motor saja. Moda kereta api ini melayani rute lintas utara tujuan Surabaya Pasar Turi, lintas selatan I tujuan Kutoarjo dan lintas selatan II tujuan Blitar.

Sedangkan untuk moda kapal api, kementerian perhubungan memberikan pelayanan Kapal Roro (ASDP) dari Jakarta tujuan Semarang dan Lampung dan Kapal Laut tujuan Jakarta-Semarang. Pendaftaran moda kapal laut telah dibuka mulai tanggal 30 Mei 2017.

Pendaftaran akan ditutup pada waktu yang ditentukan atau apabila jumlah kuota telah terpenuhi.

Pendaftaran dan keterangan lebih lanjut bisa dilakukan di tautan ini: website mudik gratis dephub.

Dengan Kartu Sahabat KWK, Bisa Naik KWK Gratis Hingga ke Halte TransJakarta

PT. Koperasi Wahana Kalpika (KWK) melakukan kerjasama dengan PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta) untuk melakukan integrasi bus transjakarta dengan angkot KWK.

Hanya dengan menunjukkan kartu Sahabat KWK, penumpang bisa menaiki angkot KWK secara gratis menuju halte bus Transjakarta, pada pukul 05.00 – 09.00 dan pukul 16.00 – 20.00.

Kartu Sahabat KWK sendiri bisa didapatkan di Halte Transjakarta dengan harga Rp. 15.000,- untuk satu bulan. Setelah satu bulan, kartu dapat diperpanjang dengan harga yang sama.

Ujicoba ini akan dilakukan selama 3 bulan ke depan (mulai April 2017) di 10 rute KWK. Hasil dari evaluasi akan menentukan berjalannya program ini selanjutnya. Apabila berjalan dengan baik, rute akan terus ditambah untuk memperluas pelayanan.

10 rute yang kini menjadi rute ujicoba adalah:

  1. Tanjung Priok-Balakturi,
  2. Kelapa Gading-Terminal Rawamangun,
  3. Semper-Tipar Cakung,
  4. Pulogadung-Pejuang Jaya,
  5. Rawamangun-Klender,
  6. Terminal Cililitan-Condet,
  7. Cililtan-Munjul,
  8. Pondok Labu-Pasar Kebayoran Lama,
  9. Lebak Bulus-Petukangan,
  10. Rawa Buaya-Grogol.

Integrasi bus Transjakarta dan angkot KWK ini diharapkan akan membantu penumpang mengurangi biaya perjalanan dan menempatkan angkot KWK sebagai salah satu pengumpan bus Transjakarta. Semoga berjalan dengan baik.

1 April KRL Commuter Line Bekasi-Kota akan melalui dua rute, Manggarai dan Pasar Senen

KRL Commuter Jabodetabek akan melakukan perubahan untuk rute Bekasi tujuan Jakarta Kota.

Apabila sebelumnya seluruh KRL rute Bekasi melewati Stasiun Manggarai, namun mulai 1 April 2017 sebagian akan dialihkan ke Stasiun Pasar Senen. Hanya sebaian kecil yang melalui rute baru ini, sementara sebagian besar kereta tetap melewati Stasiun Manggarai seperti biasa.

Pengalihan rute ini dilakukan PT. KCJ untuk mengurangi kepadatan di Stasiun Manggarai.

Rute yang akan dilalui KRL Bekasi-Jakarta Kota via Stasiun Pasar Senen adalah:

BEKASI – Kranji – Cakung – Klender Baru – Buaran – Klender – Jatinegara – Pondok Jati – Kramat – Gang Sentiong – PASAR SENEN – Kemayoran – RAJAWALI – KAMPUNG BANDAN – JAKARTA KOTA.

 

Inikah Rute LRT Bandung Raya?

Sampai hari ini sulit sekali mencari tahu informasi tentang rute yang akan dilalui seluruh koridor LRT Bandung Raya. Sebelumnya sempat ada informasi rute dari lrt.bandung.go.id. Sayangnya saat ini tautan tersebut sudah tidak dapat diakses lagi.

Kami sempat mencatat titik halte LRT Bandung Raya dalam tautan tersebut. Inilah titik halte tersebut:

Koridor 1
1. Babakan Siliwangi; 2. Simpang Dago, 3. UNPAD Dipati Ukur, 4. Panatayuda, 5. Dukomsel, 6. Riau/ Merdeka, 7. Balai Kota Bandung, 8. Braga, 9. Tamblong, 10. Asia Afrika, 11. UNPAS, 12. Pasar Ancol, 13. Tegalega, 14. RS Immanuel, 15. Terminal Leuwi Panjang

Koridor 2
1. Kebon Kopi, 2. Bundaran Rajawali, 3. Elang, 4. Bandara Husein Sastranegara, 5. Sirna Raga, 6. Istana Plaza, 7. Stasiun Bandung Hall, 8. Riau/ Merdeka, 9. Banda, 10. Citarum, 11. Taman Pramuka, 12. Kacapiring, 13. Jakarta, 14. Purwakarta, 15 Setra Dago, 16. Terminal Antapani, 17. Puri Dago, 18. Cisinged, 19. Griya Caraka, 20. Riung Bandung, 21. Cimincrang, 22. Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 23. Stasiun Bandung Tegalluar, 24. Sapan Utara, 25. Sapan Selatan, 26. Tirta Riang, 27. Alun-Alun Ciparay, 28. Majalaya Barat, 29. Alun-Alun Majalaya

Koridor 3
1. Terminal Leuwi Panjang, 2. BCC, 3. Moh. Toha, 4. Pasirluyu, 5. Batununggal, 6. Sekelimus, 7. Ibrahim Adjie, 8. Cijawura Girang, 9. Metro Indah Mall, 10. Gedung SENBIK, 11. Cipamokolan, 12. Riung Bandung, 13. Babakan Penghulu, 14. Polda Jabar, 15. Bunderan Cibiru, 16. Cinunuk, 17. Sukahaji, 18. Terminal Cileunyi, 19. IPDN, 20. Jatos, 21. UNPAD Stadion, 22. UNPAD PPBS

Koridor 4
1. Terminal Leuwi Panjang, 2. Santosa, 3. Stasiun Bandung Kopo, 4. Taman Kopo Indah, 5. Margahayu Kencana, 6. Margahayu Permai, 7. Jembatan Citarum, 8. Katapang, 9. Bukit Sukanagara, 10. DPRD Kab. Bandung, 11. Pasar Soreang

Koridor 5
1. Terminal Leuwi Panjang, 2. Pasar Induk Caringin, 3. Sumbersari, 4. Holis, 5. Bundaran Cibeureum, 6. Bundaran Rajawali, 7. Kebon Kopi, 8. Stasiun Cimindi, 9. Dinas Sosial, 10. RSU Cibabat, 11. Alun-Alun Cimahi, 12. Stadion Sangkuriang, 13. Stasiun Gadobangkong, 14. Cimareme, 15. Tol Padalarang, 16. Stasiun Padalarang, 17. Bukit Berlian, 18. Cikamuning, 19. Tagog Apu, 20. Nyalindung, 21. Jembatan Sasaksaat, 22. Stasiun Mandalamukti, 23. Stasiun Walini

Koridor 6
1. Kacapiring, 2. TSM/ Cinta Asih, 3. TSM Pintu Utama, 4. Martanegara, 5. Jati Indah, 6. Sekelimus, 7. Pasar Kordon, 8. Tol Buah Batu, 9. STT Telkom, 10. Bojongsoang, 11. Dayeuhkolot, 12. Baleendah, 13. Pameungpeuk, 14. Banjaran Indah, 15. Banjaran Handayani, 16. Alun-Alun Banjaran

Koridor 7
1. Terminal Dago, 2. Dago Pojok, 3. Dago Asri, 4. Simpang Dago, 5. ITB Ganesha, 6. Dukomsel, 7. Riau/ Merdeka, 8. Balai Kota, 9. Tamblong, 10. Asia Afrika, 11. Gurame, 12. Buah Batu, 13. Suryalaya, 14. Pasirluyu

Koridor 8
1. Babakan Siliwangi, 2. Ciumbuleuit, 3. Rumah Mode, 4. Budi Asih, 5. UPI, 6. Terminal Ledeng, 7. Sersan Sodik, 8. Lembang Selatan, 9. Grand Hotel Lembang, 10. Panorama, 11. Sespim Polri, 12. Kebun Begonia, 13. Maribaya

LRT Bandung Raya rencananya akan dimulai pelaksanaannya pada April 2017. Belum ada rilis resmi yang bisa diakses publik tentang rute lengkap rencana LRT yang akan dibangun ini.

Transit Google Maps Mudahkan Pengguna Mengetahui Jadwal Transjakarta

Setelah memberikan layanan Wifi gratis di Halte, kini Transjakarta kembali memanjakan para penggunanya dengan fasilitas informasi kedatangan bus secara real-time.

Google Maps Busway

PT Transportasi Jakarta, sebagai penyedia layanan bus Transjakarta, telah bekerjasama dengan Google meluncurkan fitur “Transit” pada hari Kamis, 21 Juli 2016. Fitur Transit adalah fitur yang terdapat dalam aplikasi Google Maps yang membantu pengguna Transjakarta untuk mengetahui informasi kedatangan real-time bus di setiap Halte.

Transit sudah terintegrasi dengan 12 koridor busway dan seluruh Halte yang aktif digunakan. Namun pada saat ini, Transit baru memberikan informasi real-time untuk koridor 1 Transjakarta. Sementara untuk koridor 2 hingga 12, informasi masih berupa prakiraan. Dalam waktu dekat, seluruh informasi ke-12 koridor Transjakarta akan bisa diakses secara real-time, hanya tinggal penyesuaian saja.

Para pengguna bisa menggunakan fitur Transit dengan cara sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi Google Maps melalui Smartphone Android, iOS ataupun Desktop.
  2. Ketik lokasi tujuan dan gunakan “Direction” untuk mendapat informasi.
  3. Klik ikon “Transportasi Umum” berbentuk kereta.
  4. Logo “Transjakarta” akan memberikan informasi jumlah bus dan waktu kedatangan.
Semoga kerjasama Google dan Transjakarta ini dapat mempermudah pengguna bus Transjakarta untuk merencanakan waktu perjalanan dengan lebih efisien.

Angkat ku Angkot Bandung*

Oleh: Rani Widya

Pengguna angkot dan admin kukulintingan

 

Transportasi umum di Bandung identik dengan angkutan kota atau angkot. Angkot dapat ditemui di mana saja. Walaupun Pemkot Bandung berencana mengganti angkot dengan bus kota secara bertahap, menghapuskan angkot secara total sepertinya sulit. Kondisi jalan di Bandung yang kebanyakan sempit dan ruasnya pendek-pendek lebih dapat diakomodasi angkot dibanding moda transportasi umum lainnya seperti bus kota.

Seperti kebanyakan angkutan umum di Indonesia, prosedur menggunakan angkot sangat mudah. Tinggal melambaikan tangan, naik, sampai ke tujuan, turun, bayar. Tapi fakta-fata berikut tentang naik angkot di Bandung mungkin berguna:

1. Kode warna

Di kebanyakan kota-kota di Indonesia, rute angkot ditandai dengan kode angka. Di Bandung, selain menggunakan kode angka, angkot juga ditandai dengan warna yang berbeda-beda untuk setiap rutenya. Jangan heran kalau bertanya pada warga Bandung tentang cara mencapai satu tempat dengan angkot, mereka akan menjawab “Naik angkot pink, turun di perapatan, terus tuker sama angkot biru sampai habis,” atau semacamnya. Sering kali nomer dilupakan sama sekali.

Untuk membedakan dua angkot yang warnanya mirip, katakanlah hijau, biasanya disebutkan nama rutenya dengan lengkap, misalnya Cicaheum-Ledeng atau Kalapa-Caheum. Saking ikoniknya kode warna ini, bahkan sering ditemukan kaos yang desainnya mengambil salah satu warna angkot di Bandung.


Kaos bergambar angkot [Sumber gambar
https://oktaplantlover.wordpress.com/2011/10/21/menjadi-insan-bermanfaat-ala-mahanagari/]

Sekalipun kode warna ini unik dan sangat membantu, akhir-akhir mulai beredar angkot yang memasang iklan di badan mobilnya. Iklan ini sayangnya kadang menutupi desain warna asli angkot.

 

2. Turun-naik

Idealnya, tentu saja, angkot menaikkan dan menurunkan penumpang di halte supaya tidak mengganggu pengguna jalan yang lain. Sayangnya, ada beberapa alasan kenapa kondisi ideal ini tidak selalu tercapai.

Pertama, tidak semua ruas jalan di Bandung memiliki halte yang memadai. Untuk ruas-ruas jalan tertentu, menyediakan halte bahkan mustahil karena tidak ada ruang.

Kedua, pengguna angkot di Bandung sudah terbiasa naik-turun seenaknya. Bahkan ketika ada halte sekalipun, kalau jarak halte terlalu jauh dari tujuan, kebanyakan penumpang akan memilih tidak menggunakan halte.

Ketiga, kondisi halte pun tidak selalu ideal. Kadang penempatannya tidak mengakomodir kebutuhan penumpang. Kadang halte dibangun sejajar badan jalan tanpa tempat berhenti, atau ditempatkan di belokan. Ini tentunya mengganggu pengguna jalan yang lain. Sialnya, ketika diberi tempat untuk berhenti angkot, kadang malah dijadikan tempat parkir.

Halte di pertigaan Jalan Taman Sari-Siliwangi.
Posisi halte di belokan dan tidak ada tempat berhenti.

Halte di depan Mesjid Cipaganti.
Bagian depan halte dijadikan tempat parkir
sehingga penumpang tetap menunggu di tepi jalan.

Dengan kondisi tidak ideal ini, yang bisa dilakukan penumpang (dan supir angkot tentunya) hanya mencoba lebih menenggang kebutuhan pengguna jalan lainnya supaya gangguan yang timbul ketika angkot menaik-turunkan penumpang bisa dikurangi.

 

3. Ngetem

Terkait menaikkan penumpang, satu hal yang juga biasa dilakukan angkot adalah ngetem—menunggu di ‘terminal’ hingga angkot penuh berisi penumpang. ‘Terminal’ perlu diberi tanda kutip karena tempat angkot ngetem tidak selalu berupa terminal resmi tapi juga terminal bayangan yang… kadang-kadang terbentuk karena seringnya digunakan angkot ngetem. Dengan kata lain, sembarang tempat bisa jadi lokasi ngetem. Waktu ngetem bervariasi, umumnya antara 5-15 menit untuk angkot terdepan dalam antrian. Yang perlu diperhatikan adalah sistem ‘antrian’ untuk angkot ngetem. Kalau naik angkot yang ngetem, pastikan naik angkot yang paling depan. Nekat naik angkot urutan selanjutnya bisa membuat kita disuruh turun atau membuat supir angkot terdepan mengamuk. Tentu saja ada pilihan untuk tidak naik angkot yang ngetem. Caranya dengan berjalan agak jauh dari lokasi ngetem dan menyetop angkot yang lewat. Sayangnya ini tidak menjamin angkot tersebut tidak akan ngetem di ‘terminal’ berikutnya. Alternatif lainnya adalah mencoba menjadi pahlawan.

 

4. Rute

Dari sekian banyak fakta tentang angkot di Bandung, rute angkot mungkin merupakan yang paling ajaib dan membingungkan, bukan hanya untuk pendatang tapi bahkan untuk warga Bandung sendiri.

Pertama, rute yang tertera pada angkot tidak selalu menggambarkan titik awal dan tujuan akhir angkot tersebut. Contohnya angkot dengan rute St. Hall-Ciumbuleuit via Eyckman sebenarnya hanya melewati rute Ciumbuleuit-Pasar Sederhana, berputar di Jalan Eyckman tapi tidak pernah mencapai stasiun (untuk mencapai Stasiun Bandung ada rute St. Hall-Ciumbuleuit via Cihampelas). Begitu juga dengan rute Buah Batu-Sederhana yang terbagi dua: Buah Batu-Kebon Kalapa dan Kebon Kalapa-Sederhana.

Kedua, beberapa tempat yang tercantum di rute sering lebih dikenal dengan nama gaul, atau sebaliknya. Contoh: Beberapa rute mencantumkan (Jalan) Abdul Muis yang lebih dikenal sebagai (bekas) Terminal Kebon Kalapa atau cukup disingkat Kalapa. Sebaliknya, beberapa rute mencantumkan Cicadas, yang mengacu pada Jalan Ahmad Yani.

Ketiga, rute pergi dan pulang angkot Bandung sering kali tidak sama. Oleh karenanya cara paling aman adalah bertanya kepada supir untuk memastikan tujuan kita terlewati oleh angkot tersebut. Beberapa situs dan aplikasi ini juga bisa membantu:
http://kiri.travel/
https://angkot.tibandung.com/
https://play.google.com/store/apps/details?id=id.gits.angkot&hl=in

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah, tidak semua rute angkot beroperasi 24 jam. Ada beberapa rute yang hanya beroperasi sampai jam 7 malam, atau jumlahnya jauh berkurang setelah jam tertentu.

 

5. Ongkos

Angkot Bandung saat ini tidak memiliki kenek (pembantu supir yang bertugas menagih ongkos), oleh karenanya kita membayar langsung pada supir. Kadang-kadang jika kita beruntung, ada pengumuman di angkot yang memberitahukan berapa ongkos yang harus kita bayar, tapi pengumuman ini tergolong langka sehingga sering kali kita harus bergantung pada pengalaman dan intuisi. Cara yang paling mudah tentunya adalah bertanya pada supir atau memberi uang dengan pecahan besar supaya dikembalikan. Risikonya adalah bisa jadi kita membayar lebih mahal dari yang seharusnya. Ini bisa terjadi dengan sengaja karena supirnya ‘nakal’, atau tidak sengaja, misalnya supir lupa dari mana kita naik. Oleh karenanya penting memberi tahu supir tempat kita naik angkot tersebut. Cara lain adalah bertanya pada sesama penumpang.

Pemerintah kota Bandung sempat merencanakan pembayaran angkot dengan menggunakan kartu pintar. Saat ini kartu pintar sudah diujicobakan untuk pembayaran bus Trans Metro Bandung.

 

Walaupun naik angkot di Bandung bisa dibilang tricky seperti diuraikan di atas, banyak keuntungan yang bisa didapat. Dibandingkan naik kendaraan pribadi, naik angkot mengurangi kepadatan lalu lintas. Sambil naik angkot kita juga bisa melihat-lihat keadaan kota, hal yang belum tentu bisa dilakukan jika kita harus berkonsentrasi mengemudi. Di angkot juga kita bisa bertemu teteh-teteh Bandung yang geulis dan dedek-dedek mahasiswa yang unyu. Waktu di angkot juga bisa dimanfaatkan untuk menyelesaikan banyak hal seperti membaca buku atau bahkan belajar sistem-kebut-seadanya untuk ujian. Yang pasti, ada satu hal yang bisa dilakukan jika kita naik angkot tapi tidak bisa kita lakukan kalau mengemudi: tidur.

 

*) “Angkat ku Angkot Bandung” adalah bahasa Sunda yang berarti “Pergi dengan Angkot Bandung”

 

Stasiun Ancol Dibuka Kembali untuk KRL Commuter Line

KRL Jabotabek Gambir

Sejak hari Sabtu, 25 Juni 2016, PT. KCJ telah mengoperasikan kembali Stasiun Ancol untuk pelayanan penumpang KRL. Pembukaan stasiun ini diharapkan bisa mengurangi kepadatan penumpang di Stasiun Jakarta Kota pada libur lebaran nanti. Apalagi di libur lebaran nanti, mulai tanggal 6 hingga 10 Juli 2016, akan ada bus langsung dari dan menuju stasiun. Jadwal keberangkatan bus tersebut akan menyesuaikan dengan jadwal KRL.

Untuk mengakses Stasiun Ancol, pintu masuk stasiun berada di Jalan RE Martadinata yang berseberangan dengan Taman Impian Jaya Ancol.

Jadwal perjalanan kereta yang melewati Stasiun Ancol menyesuaikan jadwal perjalanan kereta dari dan ke Stasiun Tanjung Priok.

Berikut adalah jadwal perjalanan KRL dari dan menuju Stasiun Ancol:

Relasi Jakarta Kota-Ancol dengan keberangkatan dari Stasiun Jakarta Kota:
1. KA 2302 berangkat Jakarta Kota pukul 06.35 WIB
2. KA 2308 berangkat Jakarta Kota pukul 08.25 WIB
3. KA 2318 berangkat Jakarta Kota pukul 11.40 WIB
4. KA 2322 berangkat Jakarta Kota pukul 13.05 WIB
5. KA 2326 berangkat Jakarta Kota pukul 14.25 WIB
6. KA 2334 berangkat Jakarta Kota pukul 17.00 WIB

Relasi Ancol-Jakarta Kota, dengan keberangkatan dari Stasiun Ancol:
1. KA 2305 berangkat Ancol pukul 08.00 WIB
2. KA 2315 berangkat Ancol pukul 11.15 WIB
3. KA 2319 berangkat Ancol pukul 12.35 WIB
4. KA 2323 berangkat Ancol pukul 14.00 WIB
5. KA 2331 berangkat Ancol pukul 16.35 WIB
6. KA 2335 berangkat Ancol pukul 17.55 WIB

Mpok Siti, Bus Wisata (City Tour) Jakarta

Jakarta City Tour-bus

Mau jalan-jalan seru keliling Jakarta tanpa keluar banyak uang? Ayo coba yang satu ini, Bus Wisata City Tour Jakarta atau biasa dipanggil MpokSiti. Dengan MpokSiti, kita berkeliling kota Jakarta dari pagi hingga malam hari dengan biaya nol rupiah alias gratis.

Pada pukul 09.00 – 17.00 WIB, MpokSiti akan mengajak kita menelusuri Sejarah Ibukota dengan rute “History of Jakarta” dan merasakan “Shopping Experience” ke tempat wisata belanja. Sedangkan mulai sore hingga malam, pukul 17.00 – 23.00 WIB, MpokSiti akan menjelajahi Wisata Kuliner dengan rute “Art and Culinary” Jakarta. Khusus hari minggu tour dimulai pada pukul 12.00 karena adanya CFD atau Car Free Day.

Berikut adalah rute keliling dan jadwal dari MpokSiti:

Rute Jakarta City Tour

klik gambar untuk memperbesar

Jangan lupa untuk naik dari Halte bertanda khusus “City Tour” yang sudah ditentukan. Halte-halte tersebut berada di BNI 46, Pasar Baru (Gedung Kesenian Jakarta), Juanda (Istiqlal), Monas 1, Monas 2, Balai Kota, Museum Nasional, Gedung Arsip, Museum Bank Indonesia, Sawah Besar, Pecenongan, Harmoni, Sarinah, dan Plaza Indonesia.

Bis Wisata “City Tour” ini ternyata juga bisa dibooking untuk rombongan. Untuk informasi lanjut hubungi 1500102, 021-80879449. Kamu bisa juga ikuti twitternya di @citytourjakarta

 

sumber: Jakarta Smart City

Terminal Blok M

Terminal Blok M merupakan terminal angkutan dalam kota yang melayani jurusan ke hampir semua terminal di Jakarta dan sekitarnya, seperti Kampung Rambutan, Lebak Bulus, Pasar Minggu, Manggarai, Pondok Labu, Pulo Gadung, termasuk juga Bekasi, Cikarang, Cileungsi, Depok, Bintaro, BSD Serpong, Alam Sutera, Poris Plawad dan Ciputat.

Read more

Terminal Grogol

Terminal Terpadu Grogol adalah terminal bus yang menjadi pangkalan Bus AKAP, Metromini, Kopaja, Angkot, dan Mikrolet. Terminal Grogol melayani rute luar kota dan angkutan dalam kota Jakarta, seperti Kota, Kapuk, Muara Angke, Rawa Buaya, Rawamangun, Kampung Melayu, Ragunan, Tanjung Priok, Pulo Gadung, Kampung Rambutan, termasuk juga Cibinong, Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, dan BSD City Serpong.

Read more

Terminal Kalideres

Terminal Kalideres merupakan terminal yang melayani rute luar kota dan angkutan umum dalam kota Jakarta. Angkutan antar kota di terminal ini melayani bis jurusan Tangerang, Serpong, Bekasi, Cileungsi, Depok, Merak hingga Sumetera. Sementara angkutan umum dalam kota melayani tujuan Kampung Rambutan, Tanah Abang, Senen, dll.

Read more

Terminal Kampung Rambutan

Terminal Kampung Rambutan merupakan terminal besar yang melayani rute luar kota dan angkutan umum dalam kota Jakarta. Rute angkutan luar kota di terminal ini melayani  Bandung, Cirebon, Sukabumi, Tasikmalaya, Garut, Cikampek, Banjar, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Kediri, Malang, Madiun, Bogor, Depok dan kota Lainya. Sementara angkutan umum dalam kota melayani tujuan Lebak Bulus, Grogol, Kalideres, Pulo Gadung, Tanah Abang, Senen, dan rute lainnya.

Read more

Terminal Lebak Bulus

Terminal Lebak Bulus merupakan terminal yang berada di wilayah Jakarta Selatan. Terminal ini melayani angkutan dalam kota Jakarta dan sekitarnya tujuan Rawamangun, Kampung Rambutan, Senen, Tanah Abang, Blok M hingga Bekasi, Depok, Ciledug, Parung, Bintaro dan wilayah lainnya.

Read more